Jagat raya suatu hari pasti akan berakhir. Hari Kiamat tak terhindarkan lagi akan pasti terjadi sebagaimana diberitakan dalam Al Qur’an dalam salah satu ayat: “Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya...” (QS. Al Hajj, 22:7). Meski merahasiakan waktu datangnya Hari Kiamat, Allah mewahyukan kepada Nabi Muhammad sejumlah peristiwa dan pertanda tertentu yang menunjukkan datangnya Hari Kiamat. Dalam film ini, akan Anda saksikan sejumlah pertanda yang mengisyaratkan sangat dekatnya Hari Kiamat itu: dari peperangan dan kekacauan yang jumlahnya semakin meningkat hingga penghancuran kota-kota besar, dari gempa bumi hingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Setiap hari, seberapa seringkah Anda harus mengingat-ingat sesuatu agar tidak lalai mengerjakannya? Sejak bangun tidur, banyak hal memenuhi kepala Anda. Mungkin Anda membuat catatan agar tidak melupakan semua hal itu. Terkadang, rasa was-was akan kemungkinan melupakannya pun membuat khawatir... Lantas apa jadinya jika ternyata Anda telah melupakan sesuatu yang jauh lebih penting dari segala hal lain dalam keseharian hidup Anda? Film ini mengingatkan Anda tentang hal yang jauh lebih penting dalam hidup Anda tersebut. Jangan pernah lupa, melalaikan hal-hal yang diingatkan dalam film ini akan berakibat kerugian yang jauh lebih besar daripada melupakan apa yang setiap hari selalu berusaha Anda ingat agar dikerjakan, tak menjadi soal seberapa penting hal tersebut.
Harimau yang tersamarkan secara sempurna, dengan ketangkasan, taring, cakar, kecepatan dan kekuatannya, merupakan seekor pemburu sempurna. Satu ciri khas harimau lainnya adalah ia tidak pernah berada pada posisi sedemikian hingga angin bertiup dari arah belakangnya. Sebab hal ini akan menerbangkan aroma tubuhnya ke arah mangsanya dan menyebabkan keberadaannya diketahui. Selain harimau, akan Anda saksikan dalam film ini beragam satwa dengan keahlian menyamarkan diri yang sempurna. Mustahil aneka ketrampilan menakjubkan ini, yang diperlukan hewan untuk berburu dan melindungi diri, ada dengan sendirinya tanpa disengaja atau dipelajari oleh hewan itu sendiri. Semua ini menunjukkan bahwa Allahlah yang telah menciptakan mereka beserta segala ciri yang mereka butuhkan.
Fasisme dikenal sebagai sebuah ideologi yang muncul dan berkembang di abad ke-20. Namun akar ideologi ini, yang mengagung-agungkan perang dan kekerasan, ternyata berasal dari masa lampau, tepatnya Sparta. Ideologi ini menyebar cepat ke seluruh dunia pasca Perang Dunia I, dengan penguasa fasis yang meraih kekuasaan di Jerman dan Italia khususnya, tapi juga di negara-negara seperti Spanyol dan Jepang. Disebabkan oleh fasisme, masyarakat di negara-negara ini sangat menderita dan menjadi korban kekejaman yang mengerikan. Dalam film ini, Anda akan mengkaji asal usul ideologi fasis yang berdiri di atas kebudayaan pagan (penyembah berhala), serta hubungannya dengan teori evolusi Darwin, yang telah menjadi landasan berpijak berbagai ideologi biadab di seluruh dunia, dari abad ke-19 hingga kini.
Sekali lagi Tupi dan Ping-ping mengalami petualangan yang sangat mengesankan. Apaan sih….? Rupanya mereka bertemu ikan Salmon yang akan pergi kembali ke kampung halamannya. Selain itu, mereka bertemu serangga yang dapat berubah bentuk, yaitu Ulat dan Kupu-kupu. Eh, yang tidak terduga, mereka berjumpa anak burung yang dulu pernah mereka tolong. Tapi kali ini Tupi dan Ping-ping yang ditolong. Memang ada apa sih dengan Tupi dan Ping-ping?
Sangatlah jelas bahwa tujuan di balik penciptaan manusia, sesosok wujud yang memiliki kecerdasan, kesadaran dan akal budi, bukanlah untuk mendapatkan keberuntungan sementara dalam kehidupan dunia yang singkat ini. Manusia diuji oleh Allah, satu-satunya Tuhan baginya, dan inilah kenyataan yang terbesar dalam hidupnya. Film ini bertujuan mengingatkan Anda kembali akan kenyataan ini, yakni bahwa kehidupan dunia ini hanyalah tempat ujian sementara, di mana manusia diuji sebelum mereka sampai pada kehidupan akhirat yang kekal.
Lebah madu, yang membuat sarang sempurna berbentuk segi enam; berang-berang, yang membangun bendungan berdasarkan perhitungan teknis yang hebat; rayap, si buta yang mampu mendirikan gedung-gedung pencakar langit yang tidak sederhana; burung penganyam, yang menganyam sarangnya dari helaian rumput dengan teknik khusus; tawon kertas, yang membangun blok-blok pemukiman bertingkat dari kertas; laba-laba, si ahli pembuat sarang dari bahan superkuat; dan ribuan arsitektur ulung lainnya di alam… Dalam film ini, Anda akan menyaksikan arsitek-arsitek mengagumkan di alam ini. Selamilah keajaiban pada sifat, ciri dan keahlian yang telah Allah ilhamkan pada aneka satwa ini.
Dalam film ini, Anda akan berkunjung ke sebuah tempat mengagumkan di mana seluk beluknya – massa, bentuk dan bagian-bagian penyusunnya, suhu dan sebagainya – dirancang “dengan kesesuaian yang sempurna bagi kehidupan dan kelestarian makhluk hidup.” Tempat itu adalah bumi kita... Jutaan satwa, tumbuhan, serangga dan makhluk laut, dengan seluruh bentuk tubuh, warna, ciri dan sifat mereka, hidup bersama di atas planet istimewa ini. Keselarasan luar biasa di bumi dan kehidupan memukau di atasnya adalah sejumlah bukti bagi keberadaan Allah dan kesempurnaan ciptaanNya.
Film ini adalah kisah tentang diri Anda. Bagaimana Anda tercipta dari setetes cairan? Bagaimana tubuh Anda dengan sangat hati-hati dirancang, dibentuk, diberi makanan dan dibesarkan dalam rahim ibu Anda? Ketika menyaksikan rancangan, perencanaan dan seluk beluk rumit menakjubkan dalam setiap rincian tahapan yang membentuk keberadaan diri Anda, akan timbul dalam kesadaran Anda bahwa ini semua mustahil digerakkan oleh kekuatan alam yang bekerja tanpa sengaja, kehendak, arah dan tujuan. Ini adalah karya cipta Pencipta Yang Maha Mengetahui dan Mahaperkasa.
Tupi dan ping melanjutkan petualangannya. Dalam perjalanan mereka bertemu dengan berang-berang, lebah madu dan rayap yang sedang membangun rumahnya masing-masing. Setelah mereka perhatikan dengan teliti ternyata rumah yang dibangun seolah direncanakan dan diperhitungkan sebagaimana arsitektur buatan manusia. Semua itu dapat mereka wujudkan karena ilmu dari Allah yang menciptakan mereka.
Komunisme adalah ideologi berdarah yang telah menyebabkan kematian lebih dari 120 juta manusia tak berdosa di abad ke-20. Ideologi yang menjanjikan kesetaraan dan keadilan ini malah memunculkan pertumpahan darah, kematian, penyiksaan dan ketakutan. Film dokumenter yang terdiri dari tiga bagian ini menampilkan kebiadaban mengerikan dari paham komunisme beserta filsafat yang mendasarinya. Dari Marx hingga Lenin, Stalin, Mao maupun Pop Pot, akan Anda ketahui bagaimana filsafat kaum materialis telah merubah manusia menjadi para penggagas kekerasan dan pelaku kekejaman.
Sepanjang sejarah orang-orang sombong telah menggiring jutaan manusia ke lembah penderitaan bersama diri mereka sendiri. Di masa kini pun, kesombongan masih saja menimpakan dunia kegelapan terhadap tak terhingga manusia. Penduduk dunia gelap ini hidup tanpa ketulusan. Mereka gemar menyombongkan diri, dan satu-satunya yang mereka inginkan adalah pujian dari orang lain dan menjadi titik pusat perhatian. Di mana pun mereka berada, mereka berkeyakinan bahwa merekalah manusia yang terbaik, paling menarik dan paling berhasil yang pernah ada. Mereka berupaya agar hal ini tampak dengan segala cara. Keadaan pemikiran ini tercermin dalam perilaku mereka.
Terorisme bukan tidak dapat dihilangkan. Terorisme dapat dihentikan dengan menghapuskan kerangka dasar ideologinya. Ketika toleransi dan kedamaian sebagaimana diperintahkan Tuhan menguasai dunia, terorisme pada akhirnya akan tercampakkan dalam lembaran-lembaran gelap sejarah.
Pernahkah Anda berpikir, bagaimana rasanya hidup di dunia tanpa warna? Anda tidak akan pernah mendambakan hidup di dunia seperti itu, bukan? Saksikan film dokumenter ini untuk memahami bagaimana warna yang menjadikan dunia kita luar biasa indahnya ini muncul menjadi ada, dan siapa di balik rancangan dan keserasian warna-warni itu.
Teror... Peperangan, pengusiran dan pembantaian... Selama puluhan tahun hingga kini Al Quds bersimbah darah, air mata dan penderitaan... Namun sebelumnya, terdapat masa di mana Palestina menjadi teladan bagi perdamaian, kerukunan dan keadilan. Pemeluk agama yang berbeda hidup berdampingan sebagai saudara dan beribadah dengan semangat saling menghormati dan menghargai. Masa kedamaian ini terjadi dalam sejarah di masa pemerintahan Muslim. Kala itu, wilayah ini di bawah pemerintahan Islam setelah pengambil-alihan Palestina oleh Khalifah Umar pada tahun 637 M. Pemerintahan baru ini memperlihatkan toleransi besar terhadap kaum Nasrani dan Yahudi. Sebagaimana ajaran Islam, pemerintahan Muslim mengizinkan pemeluk agama lain untuk hidup sesuai agama mereka masing-masing. Kekhalifahan Utsmaniyyah mengambil alih wilayah ini pada tahun 1517 dan memperlihatkan toleransi dan keadilan yang sama sebagaimana pemerintahan Muslim sebelumnya. Mereka membangun suasana perdamaian dan kebebasan di wilayah yang masih menjadi teladan hingga kini. Berkat “sistem bangsa,” yang mengizinkan pemeluk agama berbeda untuk hidup sesuai keyakinan masing-masing, kaum Nasrani dan Yahudi menikmati lingkungan yang penuh toleransi, keamanan dan kebebasan di wilayah kekhalifahan Utsmaniyyah.
Film ini adalah kisah tentang diri Anda. Bagaimana Anda tercipta dari setetes cairan? Bagaimana tubuh Anda dengan sangat hati-hati dirancang, dibentuk, diberi makanan dan dibesarkan dalam rahim ibu Anda? Ketika menyaksikan rancangan, perencanaan dan seluk beluk rumit menakjubkan dalam setiap rincian tahapan yang membentuk keberadaan diri Anda, akan timbul dalam kesadaran Anda bahwa ini semua mustahil digerakkan oleh kekuatan alam yang bekerja tanpa sengaja, kehendak, arah dan tujuan. Ini adalah karya cipta Pencipta Yang Maha Mengetahui dan Mahaperkasa.
Saat ini, kita sedang berada di titik perubahan dalam sejarah umat manusia. Ateisme, yang sangat mempengaruhi dunia ilmiah dan pemikiran sejak abad ke-18, kini tengah mengalami keruntuhan yang tak terhindarkan. Dalam film ini, akan Anda saksikan bagaimana sejumlah anggapan dasar ateisme terbantahkan oleh perkembangan ilmiah, politik dan sosiologis yang terjadi selama beberapa puluh tahun terakhir. Dari teori Charles Darwin dan Sigmund Freud hingga kejatuhan komunisme dan impian kaum hippie yang gagal, Anda akan menyaksikan bagaimana dogma ateis ambruk di awal abad ke-21.
Ketika mengkaji dunia makhluk hidup, akan kita temukan contoh-contoh amat menakjubkan tentang “teknologi”. Dalam tubuh seekor serangga mungil atau pada permukaan suatu tumbuhan terdapat perangkat mengejutkan yang dirancang dengan kecermatan luar biasa. Semua ini menunjukkan bahwa terdapat ”perancangan” sempurna pada tubuh makhluk hidup. Mustahil rancangan ini tiba-tiba saja terbentuk dengan sendirinya tanpa sengaja diciptakan, dengan kata lain muncul menjadi ada ”secara kebetulan” sebagaimana dinyatakan oleh teori evolusi Darwin. Jelaslah bahwa makhluk hidup ini diciptakan oleh Pencipta yang memiliki kekuasaan atas seluruh alam kehidupan.
Abad ke-20 merupakan masa paling berdarah dari keseluruhan sejarah dunia. Selama masa itu, untuk kali pertama, umat manusia dikenalkan dengan gagasan “perang dunia.” Secara keseluruhan, Perang Dunia I dan II telah menyebabkan 65 juta orang kehilangan nyawa. Sekitar separuh dari korban tersebut adalah rakyat biasa yang tidak memiliki kaitan apa pun dengan perang itu. Anak-anak, wanita tak berdaya, dan orang tua sama-sama dibantai secara kejam. Mungkin ada yang bertanya-tanya, mengapa dunia bisa sampai terjerumus di tengah-tengah kebiadaban yang meluas seperti itu?
Komunisme adalah ideologi berdarah yang telah menyebabkan kematian lebih dari 120 juta manusia tak berdosa di abad ke-20. Ideologi yang menjanjikan kesetaraan dan keadilan ini malah memunculkan pertumpahan darah, kematian, penyiksaan dan ketakutan. Film dokumenter yang terdiri dari tiga bagian ini menampilkan kebiadaban mengerikan dari paham komunisme beserta filsafat yang mendasarinya. Dari Marx hingga Lenin, Stalin, Mao maupun Pop Pot, akan Anda ketahui bagaimana filsafat kaum materialis telah merubah manusia menjadi para penggagas kekerasan dan pelaku kekejaman.