BANGSA-BANGSA YANG DIMUSNAHKAN - 1 |
Jika Anda mendapati masalah saat menyaksikan film, silakan klik player lainnya
Tersedia dalam bahasa lain : Hausa (PERISHED NATIONS - Hausa), Shqiptar (POPUJT E ZHDUKUR - 1), Türkçe (SEMUD KAVMİNİN HELAKI ), Türkçe (MEDYEN VE EYKE HALKLARININ HELAKI), Chinese (PERISHED NATIONS 2 - CHINESE), Chinese (PERISHED NATIONS 1 - CHINESE), Thai (PERISHED NATIONS 2 - THAI), Български (Погубените народи 2), Français (LES NATIONS DISPARUES -2-), Français (LES NATIONS DISPARUES -1-), Magyar (LETŰNT NÉPEK 1), Shqiptar (POPUJT E ZHDUKUR - 2 (PËRFUNDIMI I FARAONIT)), Türkçe (KAVİMLERİN HELAKI 1), Rusça (Погибшие Народы -2 ), Rusça (Погибшие Народы -1 ), Azerbaijani (XALQLARIN HƏLAKI - 2), Azerbaijani (XALQLARIN HƏLAKI -1), Arabic (هلاك الأمم2), English (PERISHED NATIONS -2), Arabic (هلاك الأمم1), English (PERISHED NATIONS -1), Türkçe (KAVİMLERİN HELAKI 2 (FİRAVUN'UN SONU))
|
|
|
|
KARYA LAIN DENGAN TOPIK SERUPA |
Situs-Situs Lain
|
|
|
|
| |
FILM LAIN YANG MUNGKIN MENARIK BAGI ANDA |
|
|
|
| |

KEMILAU JAGAT RAYA: TATANAN SEMPURNA RUANG ANGKASA
Tahukah Anda, seandainya pasca peristiwa Big Bang alam semesta ini mengembang dengan kecepatan sedikit saja lebih besar daripada yang seharusnya, maka materi yang ada di dalamnya akan berhamburan dan menyebar di seantero jagat raya, hilang entah ke mana sehingga memustahilkan pembentukan galaksi maupun bintang. Atau, jika materi tersebut terpisah dan memencar dengan kecepatan sedikit saja lebih lambat daripada yang ada, maka seluruh materi akan saling menyatu dan menggumpal sehingga tidak memungkinkan terbentuknya gugusan-gugusan bintang. Ini hanyalah satu contoh saja pengaturan dan perhitungan cermat dari keseluruhan bangunan alam semesta. Saksikan dalam film ini bagaimana astronomi modern menyibak tanda-tanda kebesaran Allah. |
 |

AKHIR ZAMAN II – ZAMAN KEEMASAN
Banyak Hadits mengisyaratkan adanya suatu masa di mana nilai Al Qur’an akan menang dan tersebar luas di seluruh penjuru bumi. Masa ini, yang disebut sebagai Zaman Keemasan, akan berlangsung selama lebih dari setengah abad dan, dalam banyak segi, akan menyerupai Zaman Nabi kita (saw) yang diberkahi. Kita menyebut masa ini sebagai Zaman Keemasan karena Nabi memberikan gambaran menyerupai surga untuk zaman tersebut. Tampak dari isyarat ini bahwa kedatangan Imam Al Mahdi, yang dijelaskan oleh Nabi Muhammad (saw), sangatlah dekat. Lalu, pengaruh apakah yang dirasakan umat manusia di dunia dengan datangnya Imam Al Mahdi? Film ini berusaha mencari jawaban atas pertanyaan tersebut. Film ini mencermati perkembangan yang akan terjadi di tingkat dunia menyusul kemunculan Imam Al Mahdi, dan mengkaji ciri-ciri “Zaman Keemasan”. Inilah masa ketika nilai ajaran Al Qur’an akan menang dan tersebar luas, dan manusia akan sampai pada agama yang benar. Dua perkembangan ini akan memunculkan sejumlah dampak besar yang nyata. Anda akan saksikan dalam film ini bagaimana sejumlah perkembangan luar biasa akan terjadi. |
 |

AKHIR ZAMAN DAN IMAM MAHDI
Akhir zaman.... Menurut Islam, hal ini merujuk pada satu masa menjelang Hari Kiamat, ketika ajaran Al Qur’an menang dan tersebar luas di seluruh dunia. Nabi Muhammad saw telah memaparkannya secara rinci di banyak hadits. Sepeninggal Nabi, sejumlah besar ulama Islam menambahkan penjelasan tentang urutan terjadinya peristiwa itu. Semua ini mengungkapkan, akhir zaman akan berlangsung melalui sejumlah tahapan peristiwa. Akhir zaman diawali dengan dunia yang penuh kerusakan akibat paham yang mengingkari Allah. Manusia semakin menjauh dari tujuan penciptaannya, dan menjalani hidup dengan kehampaan nilai ruhani dan akhlak buruk. Dihadapkan pada bencana dahsyat, peperangan dan nestapa, manusia pun mencari jawaban atas satu pertanyaan, “Di manakah letak jalan keselamatan?” Di tepi jurang keputusasaan ini, Allah mengirim “wujud ruhaniyah” untuk menyeru umat manusia keluar dari lembah kesesatan dan kekacauan menuju jalan yang benar. Dialah Imam Al Mahdi, yang berarti “seseorang yang memimpin manusia kepada kebenaran.” |
 |

PAHAM ZIONISME DAN ISRAEL
Teror... Peperangan, pengusiran dan pembantaian... Selama puluhan tahun hingga kini Al Quds bersimbah darah, air mata dan penderitaan... Namun sebelumnya, terdapat masa di mana Palestina menjadi teladan bagi perdamaian, kerukunan dan keadilan. Pemeluk agama yang berbeda hidup berdampingan sebagai saudara dan beribadah dengan semangat saling menghormati dan menghargai. Masa kedamaian ini terjadi dalam sejarah di masa pemerintahan Muslim. Kala itu, wilayah ini di bawah pemerintahan Islam setelah pengambil-alihan Palestina oleh Khalifah Umar pada tahun 637 M. Pemerintahan baru ini memperlihatkan toleransi besar terhadap kaum Nasrani dan Yahudi. Sebagaimana ajaran Islam, pemerintahan Muslim mengizinkan pemeluk agama lain untuk hidup sesuai agama mereka masing-masing. Kekhalifahan Utsmaniyyah mengambil alih wilayah ini pada tahun 1517 dan memperlihatkan toleransi dan keadilan yang sama sebagaimana pemerintahan Muslim sebelumnya. Mereka membangun suasana perdamaian dan kebebasan di wilayah yang masih menjadi teladan hingga kini. Berkat “sistem bangsa,” yang mengizinkan pemeluk agama berbeda untuk hidup sesuai keyakinan masing-masing, kaum Nasrani dan Yahudi menikmati lingkungan yang penuh toleransi, keamanan dan kebebasan di wilayah kekhalifahan Utsmaniyyah. |
 |

MISTERI KEHIDUPAN SATWA 1
Dalam film ini, kita akan mempelajari dua kisah kehidupan di alam yang menyanggah teori Darwin, yaitu perangkat penentu arah dari lebah madu dan perjalanan menakjubkan ikan salmon. Dua kisah ini menunjukkan bahwa kehidupan di bumi bukanlah muncul dengan sendirinya tanpa sengaja diciptakan. Makhluk hidup tidaklah terbentuk tanpa sengaja dan tanpa kehendak. Sebaliknya, kehidupan adalah hasil karya cipta dari Pencipta Yang Mahacerdas dan Mahaperkasa. |
 |

RAHASIA DI BALIK MATERI
Manusia berhubungan dengan alam semesta hanya melalui pancaindra mereka. Tak seorang pun yang dapat mencapai wujud ”dunia luar” yang sesungguhnya, melebihi dari yang dapat dirasakan oleh indranya. Lantas, bagaimana kita tahu bahwa dunia ini tidaklah berbeda dari apa yang kita rasakan melalui indra itu? Film ini mengajak Anda merenungkan pertanyaan penting ini. Saat Anda menyaksikan film ini, akan Anda pahami betapa paham materialis telah keliru karena mengingkari keberadaan Allah dengan menganggap bahwa keberadaan materi bersifat mutlak. Film ini didasarkan atas buku “Timelessness and the Reality of Fate” (”Ketiadaan Waktu dan Hakikat Takdir”) karya Harun Yahya. |
 |
|
|
|
| |
|
|
|